Merenung. Itu hal yang pertama kali saya lakukan. Mempertanyakan apa hal yang saya suka dan tidak suka? Di kelas, saya menjawab, dekat dengan orang tua. Iya, saya akui saya jauh dari orang tua. Dan, merindukan saat-saat kembali bersama mereka. Tapi, ada pula hal lain yang lebih membahagiakan. Berada di alam, di antara pohon dan udara pegunungan. Menjelajahi makna hidup yang tiada batas. Menjejakkan kaki di tanah berlumpur sambil menggendong ‘perabotan’ yang luar biasa berat. Ya, ternyata saya menyukai perjalanan dan pembelajaran. Ketika berjalan, saya sedikit banyak merenung. Meresapi apa yang telah saya lakukan selama perjalanan berlangsung. Ke gunung, itu yang saya lakukan. Berjalan di medan yang menanjak, terkadang landai, terkadang menurun.. Kadang lelah, mengeluh, berkeringat, dan lain sebagainya. Dengan satu tujuan yang terutama: puncak. Biasanya, ketika sampai di puncak, saat matahari muncul dari ufuk timur. Tiba-tiba, rasanya hati ini terharu. Begitu banyak kejadia...