Beberapa waktu yang lalu, saya menerima cukup uang untuk membeli handphone sebagai ganti Sony Xperia L saya yang sudah cukup uzur. Berbagai masalah saya alami mulai dari case yang sudah pecah, lemot, dan yang paling menyebalkan adalah sering bootloop sendiri tanpa alasan ketika dihidupkan. Pernah 2 hari saya hidup tanpa handphone, rasanya aneh mengingat saya sangat aktif menggunakannya.
Akhirnya, saya memutuskan membeli Xiaomi Redmi Note 3 Pro sebagai gantinya. Karena di Surabaya ada beberapa mall yang khusus IT dan hp, jadilah saya blusukan. Awal blusukan cuma untuk survey harga. Ketika sudah mantap untuk membeli, saya kembali lagi. Lha kok, harganya jadi naik sekitar 500ribu rupiah dari harga standarnya. Sempat bingung mau beli yang memang naik, atau pesan saja dari rekan pacar saya yang ada di Trenggalek. Kebetulan, harganya masih cukup masuk akal dan tidak dipatok tarif super tinggi kayak yang di Surabaya.
Jadilah saya memesan. Selayaknya orang yang beli online, otomatis harus menggunakan jasa kirim-kirim. Menilik pengalaman dari beberapa jasa pengiriman yang pernah saya gunakan, beberapa saya ragu untuk menggunakannya lagi. Mengingat ini hp yang harus dikirim, dan saya mau tidak mau harus packing kayu plus asuransi. Hmmm, tambah bingung juga kalau packing kayu malah nombok. Mendingan beli di Surabaya saja toh sama-sama kalo ditotal jumlah akhirnya.
Tiba-tiba, pacar menyebutkan ekspedisi yang nggak pernah saya dengar sebelumnya: J&T. Apaan tuh, pikir saya waktu itu. Lalu, pacar berpromosi sedikit, katanya tarifnya murah banget, bisa dibayar waktu pengantaran, dan besok siang udah sampai di depan pintu rumah. Wow, seriously? Mulai mikir deh, bisa dipercaya gak ya..
Finally saya memilih untuk percaya *cailah udah kayak lagu aja*. Sebab, menurut pacar bila pengiriman antar kota di Jawa Timur memang cuma sehari waktunya. Plus murah bianget broooooo. Dari kabupaten di pesisir selatan jawa, sampai di ibukota propinsi ini, cuma sepoloh rebu rupia sajaaa 😍😍😍
Jeng jeng jeng, akhirnya saya oke dengan keputusan itu. Transfer, kirim alamat, cek resi, dikirim deh. Tinggal duduk manis sambil tiduran menunggu si hape baru datang. Dan, dari prediksi barang datang jam 6 sore (karena pengiriman jam 6 sore), ternyata barang datang lebih cepat jam 1 siang! Yeaaaay
Setelah diambil, bayar 10rb, tanda tangan, langsung dibuka untuk unboxing. Hahaha. Alhamdulillah gaada goresan apa-apa, barang dalam keadaan baik, dan kelengkapan juga masih komplit.
Pengalaman lain baru saya alami barusan. Saya juga baru tahu kalau J&T bisa ambil paket di rumah. Enaknyaaa. Free jemput barang pula. Karena saya bingung pakai jasa apa, saya diberitahu pacar kalau J&T bisa jemput. Mana barang kulakan titipan ibu saya super gede dan berat, males bawa-bawanya hahahah.
Caranya juga cukup mudah, tinggal telepon call center J&T di 0800-100-1188. Setelah ditanya-tanyai identitas diri dan seputar barang yang akan dikirim, saya dimohon menunggu 15 menit untuk dihubungi lagi oleh sprinter. Beberapa menit kemudian, saya dapat telepon. Memang sprinter waktu itu tidak bisa langsung datang ambil, sebab ia masih mengantar barang. Tapi setelah ada konfirmasi, hal ini juga memberikan rasa aman bagi pelanggan bukan? Jadilah, saya menunggu sampai sprinternya datang..
Beberapa saat kemudian, sang sprinter mengabarkan bila ia sudah sampai. Sambil membawa barang, saya menunggu sprinter untuk mengecek barang, menuliskan administrasi dan tidak lupa menimbang dengan timbangan portabel yang ia bawa. Beres deh. FYI untuk surabaya ke pasuruan kenanya cuma 9000 per kg, muraah dan besok hari sampainya. Terima kasih J&T, senang sekali 😊
Ohiyak bagi kalian yang tinggal di seputaran surabaya dan termasuk shipper pemalas seperti saya, bisa menghungi kontak sprinter di bawah ini:
Mas TAUFAN B. A.
(085748335856)
PIN BB D04AA953
Boleh dicoba nih
ReplyDeleteSaat menerima paket hp apakah di packing kayu atau packing biasa saja bu? Apa j&t menerima servis packing kayu spt jne?
ReplyDelete