Skip to main content

#TonerSejutaUmat : Azarine Mild Purifying Toner

Ada yang butuh rekomendasi toner?

22 Februari 2022, Azarine salah satu brand lokal yang sebelumnya hits dengan sunscreennya. meluncurkan toner yang tiap series asik banget fungsinya. Setiap series sepertinya diformulasikan dan disesuaikan dengan kondisi khusus tiap kulit yang pastinya berbeda-beda. Karena kulit saya merupakan kulit yang sensitif dan berminyak, jadi saya pilih toner Blemish Care: Mild Purifying Toner ini.

Packagingnya unik banget, jadi kita nggak perlu menumpahkan toner seperti pada umumnya. Di bagian atas, tinggal pencet dengan kapas beberapa kali dan cairan toner akan keluar membasahi kapas.


 Selain toner hijau ini, ada beberapa seri toner lain dari Azarine yaitu:

- Multi-acids Glowing Toner: Toner dengan vitamin C, yang ampuh banget bikin kulit glowing

- Mild Purifying Toner:Toner andalan untuk kontrol minyak berlebih dan hempaskan jerawat

- Daily Beginner Exfoliating Toner: Toner eksfoliasi paling nyaman, tanpa membuat iritasi untuk angkat sel kulit mati

- Moisture Rich Hydrating Toner: Toner paling juara untuk buat kulit auto-kenyal, lembab, dan terlindung dari sinar blue light (atau radiasi gadget)

 

 


 


 Produk toner Azarine ini sudah terdaftar di BPOM, jadi sudah teruji kualitas dan keamanannya. Plus sudah dermatologist tested, artinya sudah melewati pengujian. Yang spesial lagi, untuk ibu hamil dan ibu menyusui yang bingung dengan urusan skincare, toner Azarine ini aman untuk bumil dan busui. Ada kandungan Bakuchiol dan Succinic acid yang dijamin aman namun tidak mengurangi manfaat yang sama dengan kandungan lain.

 

Comments

Popular posts from this blog

Bumi Surabaya: Resort Hijau di Tengah Terik Kota

Saya kira, setelah menikah dan punya satu bocah kecil yang lucu, saya akan susah untuk kembali ke kebiasaan dahulu. Mungkin, dahulu saya kuat banget kali ya naik gunung, mendaki, bawa ransel. Tetapi seiring usia bertambah, kekuatan yang tak lagi sama apalagi stamina juga berbeda, liburannya dialihkan ke bentuk lain yang beda. Terutama semenjak pandemi, pilihan berwisata juga semakin sempit. Beberapa sektor ekonomi terpuruk dan jatuh, terutama sektor wisata dan transportasi. Tahun 2020 akhir, salah satu platform agen perjalanan berlogo burung biru mengadakan diskon hotel besar-besaran. Tentu saya ikutan, walaupun besaran diskonnya tak begitu besar banget seperti teman-teman lain yang ikut berburu, saya cukup puas. Jadilah, staycation pertama saya bersama suami dan bocah. Tujuannya: BUMI SURABAYA CITY HOTEL. Mimpi menginap di hotel bintang 5 saja nggak pernah, nah ini pertama kali nginap disana tentu saja kagok. Apalagi kamarnya ada bathubnya, kayak di film-film orang kaya :D Suasana dek...

Titik.

Titik. Inilah akhir dari kita. Ujung dari segalanya. Muara dari segala keluh kesah. Titik. Yakinlah, ini semua sudah berhenti. Sudah selesai, tak ada lagi. Apa lagi yang harus ada? Atau diada-adakan? Titik. Ini sudah terlanjur basah. Mau bagaimana? Semua kini usang. Pemberhentian. Ya, lanjut, tak berjalan. Titik. Tak ada lagi, antara kamu dan aku. Tak ada lagi kita. Tak ada lagi cerita. Duka? Bahagia? Tak ada... Apalagi yang harus kita perbuat selain 'titik'? Selain berhenti pada ujung segalanya. Bukan ujung bahagia memang, tapi ini sudah jalannya. Jalan terbaik untuk kita. Ah, titik.

J&T Express, Pemain Baru yang Gak Main-main

Beberapa waktu yang lalu, saya menerima cukup uang untuk membeli handphone sebagai ganti Sony Xperia L saya yang sudah cukup uzur. Berbagai masalah saya alami mulai dari case yang sudah pecah, lemot, dan yang paling menyebalkan adalah sering bootloop sendiri tanpa alasan ketika dihidupkan. Pernah 2 hari saya hidup tanpa handphone, rasanya aneh mengingat saya sangat aktif menggunakannya. Akhirnya, saya memutuskan membeli Xiaomi Redmi Note 3 Pro sebagai gantinya. Karena di Surabaya ada beberapa mall yang khusus IT dan hp, jadilah saya blusukan. Awal blusukan cuma untuk survey harga. Ketika sudah mantap untuk membeli, saya kembali lagi. Lha kok, harganya jadi naik sekitar 500ribu rupiah dari harga standarnya. Sempat bingung mau beli yang memang naik, atau pesan saja dari rekan pacar saya yang ada di Trenggalek. Kebetulan, harganya masih cukup masuk akal dan tidak dipatok tarif super tinggi kayak yang di Surabaya. Jadilah saya memesan. Selayaknya orang yang beli online, otomatis harus m...