Suatu ketika di Ranu Kumbolo.
Kita duduk berdua, menatapi bintang-bintang.
Saling menghembus udara yang menjadi semakin beku.
Namun tak mengurangi hangatnya kita.
Suatu ketika di Ranu Kumbolo.
Bersama awan yang berdesir, kabut yang turun pelan.
Lalu memutihkan sekeliling,
kau genggam tanganku.
Lalu kau bilang rindu.
Suatu ketika di Ranu Kumbolo.
Di tepi danau yang dingin.
Ku harap, cinta kita tak akan sebeku ini.
Suatu ketika di Ranu Kumbolo.
Dalam diam, kau mendekapku hangat.
Seakan jemariku tak ingin kau lepas.
Kau menatapku lirih, menggandengku dengan erat.
Saat di Tanjakan Cinta,
kau bilang,
"jangan sekalipun menoleh ke belakang."
Di antara wangi angin Oro-oro Ombo,
kau berbisik pelan,
"suatu ketika kita akan menikah,
di Ranu Kumbolo."
Haaaiiiiissshhh.... Terharu!
ReplyDeletehehehe kesana lagi a mas? :p
Delete